MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru

Pembangunan daerah membutuhkan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan agar berbagai program strategis dapat terus berjalan. Di tengah kebutuhan tersebut, obligasi daerah menjadi salah satu instrumen yang dinilai memiliki potensi untuk mendukung pembiayaan pembangunan sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat melalui investasi publik.
Melalui obligasi daerah, pemerintah daerah memiliki alternatif sumber pembiayaan di luar APBD untuk mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga pengembangan sektor ekonomi. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui instrumen investasi yang dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah menyerap aspirasi dari sejumlah daerah dalam rangkaian sarasehan sebelumnya, termasuk di Palembang, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia melanjutkan agenda serupa ke Pekanbaru, Riau. Sarasehan Nasional bertajuk "Obligasi Daerah Sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik" ini akan digelar pada Senin pukul 13.00 WIB di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Melalui forum tersebut, para narasumber dari perwakilan legislatif, pemerintah, BUMN, pihak swasta, dan akademisi akan membahas berbagai perspektif mengenai obligasi daerah, mulai dari aspek kebijakan, pembiayaan pembangunan, peluang implementasi di Indonesia, hingga potensinya sebagai instrumen investasi publik. Sarasehan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman masyarakat mengenai inovasi pembiayaan daerah sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Jangan lewatkan Sarasehan Nasional MPR RI pada Senin pukul 13.00 WIB melalui detikcom, serta ikuti rangkaian berita dan pembahasan selengkapnya hanya di detikcom.
Simak juga Video: Bahas Obligasi Daerah di Sarasehan Nasional MPR RI
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto
Selanjutnya: Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
Artikel Terkait
- Transaksi KDMP di Jatim Tembus Rp 21 Miliar, Khofifah Targetkan Tingkatkan Produktivitas
- Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
- Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
- Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Kota Tempat Orang Berpendapat Tanpa Rasa Takut
- Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
- Kasus Korupsi Irak: Emas 375 Kg Disita, Uang Miliaran di Saluran Air
- Harga Ethereum Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Ikuti Pasar Kripto
- Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
