BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik

BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan meningkatkan kepuasan peserta. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, ke Puskesmas Matraman, Jakarta Timur.
Akmal mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelayanan bagi peserta JKN berjalan dengan baik, mulai dari proses administrasi hingga pelayanan kesehatan. Ia mengapresiasi pelayanan di Puskesmas Matraman yang dinilai telah berjalan efektif serta berharap puskesmas tersebut dapat menjadi gatekeeper sekaligus contoh bagi fasilitas kesehatan di DKI Jakarta dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
"Untuk masyarakat DKI Jakarta yang sudah sangat melek digital, kami akan meningkatkan kemudahan penggunaan kanal layanan non tatap muka milik BPJS Kesehatan, seperti Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA 0811 8165 165, Care Center 165, dan VIOLA ," ujar Akmal dalam keterangannya, Jumat .
"Demikian pula dengan layanan digital milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti JakSehat dan JAKI, yang terus kami upayakan untuk terintegrasi. Tujuannya satu, yakni memudahkan peserta JKN memperoleh pelayanan yang optimal," imbuhnya.
Kepala Puskesmas Matraman, Rita Anggraini mengatakan kunjungan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut merupakan yang pertama sejak gedung baru Puskesmas Matraman diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 5 Juni 2026 lalu.
Rita melanjutkan beberapa layanan unggulan Puskesmas Matraman diantaranya meliputi layanan khusus untuk penanganan tuberkulosis dan kusta, pusat layanan psikologi, termasuk perlindungan untuk perempuan dan anak, serta layanan terpadu untuk lansia, ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, dan Program Rujuk Balik.
"Peserta JKN yang datang ke Puskesmas Matraman cukup menunjukkan KTP atau KIS Digital yang ada di Aplikasi Mobile JKN tanpa perlu membawa fotokopi apapun. Untuk antrean, sebagian besar pasien juga sudah menggunakan antrean online sehingga dapat mengetahui jadwal kedatangannya tanpa harus mengambil antrean manual di Puskesmas. Hal ini membuat ruangan tunggu maupun ruang pelayanan di Puskesmas menjadi lebih lengang dan nyaman, serta mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif," pungkas Rita.
Sebelumnya: Ada Dugaan Motif Pembunuhan Dalam Temuan Kerangka Manusia di Sukabumi, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
Selanjutnya: Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek
Artikel Terkait
- Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
- 4 Pemimpin Dunia yang Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
- Fenomena Gunung Gundul di Korea Viral, Tarik Gen Z dan Turis Asing
- Harga XRP Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Berkat Aktivitas Derivatif
- Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang
- Apa Itu WAICO? Organisasi AI Dunia yang Baru Didirikan dan Indonesia Jadi Salah Satu Pendirinya
- Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang
- Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
