Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang

Stok Terbatas, Dijual mulai Rp 75.000
Jaya menyebutkan, gelombang pembeli yang datang khusus mencari baju timnas Argentina masih terus berdatangan hingga akhir pekan, meskipun pihak toko sudah berulang kali menjelaskan bahwa stok barang telah habis.
Pihak manajemen Hari Hari Sport mengaku dari awal memang hanya menyediakan stok beberapa lusin jersey untuk masing-masing negara peserta.
Atribut olahraga tersebut dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau oleh kantong masyarakat, yakni berkisar antara Rp 75.000 hingga Rp 85.000 per helai.
Selain replika seragam timnas Argentina, Jaya menambahkan bahwa jersey dari tim-tim papan atas dunia lainnya seperti Inggris, Portugal, Brasil, hingga Perancis sebenarnya juga terhitung banyak dicari oleh para pencinta bola setempat.
"Jersey paling sisa Portugal sama Jerman, sama Brazil," kata Jaya memerinci sisa stok pakaian olahraga yang masih terpajang di etalase tokonya.
Pembeli Rela Berputar Kota demi Cari Kostum Messi
Kelangkaan ini dirasakan langsung oleh Panji, salah seorang warga asli Karawang yang mengaku sengaja meluangkan waktu senggangnya demi berburu baju tim idola. Ia mengaku sudah mengitari dua toko perlengkapan olahraga di sepanjang Jalan Tuparev, namun hasilnya tetap nihil.
"Mau nyari Argentina, tapi tadi di toko yang sana habis. Toko ini juga habis. Jadi ya enggak tahu ini mau nyari di mana lagi juga. Kayaknya masih pengen muter buat nyari Argentina," kata Panji membagikan pengalamannya.
Panji menyebutkan sebuah fakta menarik di lapangan, di mana pada toko kedua yang ia datangi, komoditas yang masih tersisa banyak di gantungan justru adalah jersey milik timnas Spanyol, yang notabene merupakan tim lawan dari negara idolanya di partai puncak Piala Dunia nanti.
Sebelumnya: Jaga Sinergitas, Kapolres dan Dandim Jaksel Serap Aspirasi Warga
Selanjutnya: Kandang Ayam 4 Hektar Dikeluhkan Warga Ciputat, Kuasa Hukum: Izin Kami Sudah Lengkap
Artikel Terkait
- Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya
- Di Balik Laporan Ahmadinejad: Pertarungan Narasi Perang Iran
- Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam
- PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
- Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
- Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
- Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?
- Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap
