Alasan Persib Bandung Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC

Menurutnya, keputusan ini diambil berdasarkan kebutuhan tim pelatih yang memerlukan sosok penyerang dengan mobilitas tinggi dan kemampuan tajam di depan gawang lawan.
“Tim pelatih Persib membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif,” ujar Adhitia dikutip dari Antara, Minggu (19/7/2026).
“Berdasarkan hasil evaluasi, Mariano Peralta memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim,” lanjutnya.
Menjaga Kedalaman Skuad
Selain kualitas individu, langkah di bursa transfer ini juga bertujuan untuk memperkuat kedalaman tim.
Adhitia menekankan bahwa manajemen ingin memastikan skuad memiliki materi pemain yang memadai untuk menghadapi padatnya jadwal pertandingan, baik di kompetisi domestik maupun agenda di level Asia.
“Persib membangun skuad yang tidak hanya kompetitif dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki kedalaman yang memadai untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat,” tegas Adhitia Putra Herawan.
“Kami optimistis Mariano dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan.”
Sebelum resmi bergabung, Peralta memiliki catatan performa impresif saat membela Borneo FC pada musim 2025-2026.
Penyerang kelahiran 1998 ini mencatatkan statistik gemilang dengan torehan 20 gol dan 14 assist, yang menjadikannya salah satu pemain paling produktif di kompetisi.
Dengan pengalamannya yang pernah merumput di liga Argentina dan Uruguay, ia diharapkan dapat langsung beradaptasi dengan gaya permainan tim.
Kehadiran pemain berusia 28 tahun ini diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi lini serang tim dalam mengarungi musim baru.
Adhitia pun menyambut antusias kedatangan sang pemain ke Persib Bandung.
“Wilujeng sumping, Mariano Peralta. Selamat datang di keluarga besar Persib dan di Kota Bandung.”
“Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan kebanggaan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya: Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz
Selanjutnya: Kurangi Ketergantungan pada Selat Hormuz, Produsen Minyak Timur Tengah Cari Jalur Baru
Artikel Terkait
- PP 30/2026: Unduh Data Perusahaan Kena Tarif Rp 500.000, Paket 100 Perusahaan Rp 5 Juta
- IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,10 Persen ke 6.108, Rupiah Ikut Menguat
- Erika Lulus S1 Tanpa Skripsi Berkat Inovasi Belajar Matematika lewat Tari Kembang Kahyangan
- Viral Satu Keluarga di Depok Diteror dan Diintimidasi Tetangga, Rumah Juga Dirusak
- Zelensky Copot Menhan Ukraina, Warga dan Militer Ngamuk
- Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
- Kronologi Petugas Bongkar Bagasi Bus DAMRI di Bakauheni, Temukan 977 Burung Liar Tanpa Dokumen
- Polisi Sita 19 Barang Bukti Kasus Ledakan di MAN 3 Padang, Ada 3 Bom Aktif Dimusnahkan
