Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron

Polisi masih memburu satu pelaku yang menyekap dan menganiaya wanita berinisial TS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat . Pelaku utama inisial S saat ini masih dalam pengejaran penyidik.
"Kita lagi nunggu pelaku utamanya, sementara satu orang. Cuma kan ada keterkaitan atau tidak, kita nunggu si pelaku utamanya ini yang si S," kata Kasat Reskrim AKBP Jerico Chandra, Kamis .
Satu pelaku telah diamankan dalam kejadian itu berinisial HSLT. Sosok HSLT ini ialah pegawai pelaku S. Sosok S juga diketahui merupakan pacar dari korban.
"Iya benar , itu pelaku utamanya yang masih kita kejar," kata Jerico Chandra.
"Dia karyawannya si S, kemudian dia membantu ," ungkapnya.
Sebelumnya, seorang wanita berinisial TS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dianiaya pacarnya, S, hingga terluka parah. Belakangan terungkap, korban dianiaya dan disekap karena si pacar cemburu.
"Motifnya itu karena cemburu. Jadi si pacarnya ini menuduh ceweknya ini, maksudnya, ada dengan orang lain," kata Kasat Reskrim AKBP Jerico Chandra.
Jerico mengatakan pelaku merasa curiga pada korban. Pelaku menuding korban menjalin hubungan dengan orang lain selain pelaku.
"Jadi cemburu pacarnya ini, diduga sama dia kalau pacarnya ini bukan cuma sama dia saja," jelasnya.
Lihat juga Video 7 Penyekap Karyawan Percetakan di Jakpus Ditangkap!
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Begini Cara BRI Permudah Layanan Keuangan WNI di Taiwan
Selanjutnya: Drake Pasang Taruhan Rp24,5 Miliar untuk Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia
Artikel Terkait
- Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
- Massa Aksi Hendak Demo di Patung Kuda, tapi Akses Ditutup
- Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
- AS dan Iran Kembali Saling Serang, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh
- DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
- Siasat Kades di Pasuruan, Tarik Pungli PTSL, Rp 900 Juta Dipakai Beli Kebun Apel
- Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China
- Penurunan Tanah Capai 16 cm Per Tahun, Bappeda Ungkap Ancaman Rob Pantura Jateng
