Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi

Pabrik sandal di Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah, terbakar hebat. Lima mobil pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Karanganyar diterjunkan untuk memadamkan api.
Dilansir detikJateng, Minggu , api tampak membakar sisi barat pabrik. Kepulan asap hitam membubung tinggi.
Mobil pemadam kebakaran dari beberapa kabupaten sekitar juga dikerahkan membantu pemadaman api. Kapolsek Kebakkramat, Iptu Marindra Prasya, mengatakan peristiwa kebakaran dilaporkan oleh pihak keamanan pabrik sekitar pukul 08.45 WIB.
"Ada laporan dari sekuriti PT Porto, yaitu pabrik sandal di Kebakkramat. Ada percikan api di sisi barat gedung tempat pembuatan sandal," kata Marindra.
Dia mengatakan api diduga berasal dari gudang produksi dan penyimpanan bahan baku. Dia menduga ada percikan api di tempat penyimpanan biji plastik.
"Ada percikan api di atas gedung pembuatan maupun penyimpanan biji plastik. Yang terbakar bagian gudang, yaitu tempat pembuatan sandal dan penyimpanan biji plastik untuk bahan baku," jelasnya.
Simak selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Sandal di Medan
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus
Selanjutnya: Hampir 50 Tahun Tinggal di Rumah Warisan, Nurbaeti Terpaksa Angkat Kaki Kena Eksekusi Lahan di Pangandaran
Artikel Terkait
- Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
- LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
- Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
- Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
- BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
- Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
- Pemotor Ditabrak Mobil BYD di Jaksel, Pelaku Kabur, Korban Cedera di Kepala
- Menkop Kumpulkan Pengurus Kopdes Merah Putih, Cari Solusi Kendala Operasional
