Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!

Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan para koruptor untuk menghentikan praktik-praktik jahat mencuri uang rakyat. Prabowo mengatakan rakyat tidak bodoh.
Hal itu disampaikan dalam pidatonya di puncak Hari Koperasi Nasional, di Indonesia Arena, GBK, Minggu . Prabowo awalnya menyinggung BUMN yang akan ditertibkan karena menjadi sarang korupsi.
"Seribu BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi, nilainya adalah 1 triliun dolar AS, kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia," ucap Prabowo.
"Jadi jangan kita selalu pesimis, rendah diri. Rendah hati harus, jangan rendah diri. Dan BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi," sambungnya.
Di momen ini lah Prabowo memperingatkan kepada para koruptor. Prabowo meminta sadar diri dan menghentikan praktik korupsi.
"Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," tegas Prabowo.
Prabowo mengatakan Indonesia merupakan bangsa pemaaf. Namun, lanjut dia, rakyat membutuhkan keadilan dan kesejahteraan.
"Rakyat butuh sekolah yang baik, guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik," ucapnya.
Simak juga Video Prabowo: Walau Kalah Pilpres, Gerakan Koperasi Bersama Saya
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 4 Zodiak yang Disebut Paling Suka Mengatur, Scorpio Masuk Daftar
Selanjutnya: Tak Cukup Modal Sayang, Banyak Pemilik Kucing Menyerah Saat Ekonomi Makin Berat
Artikel Terkait
- Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
- Ketahanan Mental Argentina, Buah dari Hidup Sulit Bertahun-tahun
- Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun
- Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
- Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
- Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
- Antrean BBM di Medan Terurai, BPH Migas Sebut Bukan karena Kuota, Lalu Apa?
- Warga Protes SPMB di Lampung Timur, Kadisdik: Rumah Dekat Sekolah Belum Tentu Diterima
