Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk

Pelaku penembakan brutal yang melukai sekuriti dan seorang warga negara asing di bar kawasan wisata Canggu, Bali, berinisial HSH ditangkap. Pelaku mengaku emosi karena terpengaruh alkohol.
HSH tampak tertunduk saat digiring petugas menuju ruang penyidik Satreskrim Polres Badung sebelum kasusnya dirilis ke hadapan awak media, Senin sore . Pengusaha asal Jakarta berambut tipis tersebut mengenakan baju tahanan oranye.
Di hadapan penyidik, ia mengungkap latar belakang dirinya nekat meletuskan timah panas. Aksi itu ia lakukan di bar kawasan Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Jumat .
"Motifnya tersangka dalam keadaan emosi dan dalam pengaruh alkohol. Terhadap tersangka juga sudah kita lakukan tes urine dengan hasil positif THC, MDMA, dan amfetamin," kata Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba dalam konferensi pers di Mapolres Badung, dilansir detikBali.
HSH terlibat cekcok dengan salah satu pengunjung di area sofa lokasi pertunjukan musik. Dalam kondisi mabuk berat, perselisihan verbal tersebut dengan cepat memanas hingga memicu perkelahian fisik di lokasi.
"Jadi, pada saat di TKP, tersangka ini terlibat cekcok dengan satu orang pengunjung. Kemudian saat cekcok, tersangka ini terpancing emosinya, tersulut, sehingga yang bersangkutan ini mengeluarkan senjata," ujar Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Azarul Ahmad, menambahkan.
Baca selengkapnya di sini.
Sebelumnya: Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
Selanjutnya: Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
Artikel Terkait
- Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China
- Pria di China Kaget, Meja Makan Retak di Rumahnya Ternyata Benda Bersejarah Dinasti Qing
- Yusril soal Tarif Rp 5 Juta untuk Lepas Status WNI: PNBP, Dipatuhi Saja
- Kisah Cinta Kylian Mbappe yang Mengundang Penasaran
- Luis de la Fuente Meraba Duel Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
- Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: 'It's My Dream'
- MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
- Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
