Peneror SDN Srengseng Sawah 15 Disebut Pernah Teror Bom ke Tetangga

Anton mengatakan, saat itu tim dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan sempat turun tangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyisiran di rumah warga yang menjadi sasaran teror.
Namun, menurut dia, kasus tersebut tidak berlanjut hingga tahap pemeriksaan berita acara pemeriksaan (BAP).
"Enggak sempat melakukan BAP atau apa, udah enggak," ujarnya.
Anton juga mengaku pernah menjadi sasaran teror lain yang diduga dilakukan oleh MY. Akibat teror tersebut, namanya sempat mendapat pandangan negatif dari warga sekitar.
"Saya sempat ya diteror. Kalau dirunut ternyata teror itu kan sempat ke saya, ke warga saya gitu. Nama saya sempat jelek di lingkungan karena diteror yang aneh-anehlah, kesannya saya melecehkan wanita, ibu-ibu gitu. Padahal enggak," imbuhnya.
Adapun MY ditangkap karena mengirimkan pesan ancaman berisi teror 11 bom di SDN Srengseng Sawah 15 pada hari pertama masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).
Aksinya ini membuat aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara. Polisi menyisir kawasan sekolah hingga tiga kali.
Pertama, kepolisian dari Polsek Jagakarsa memeriksa berbagai sudut sekolah.Untuk memastikan keamanan, polisi juga memanggil Densus 88, Tim Gegana, dan anjing pelacak (K-9).
Setelah pemeriksaan selama 4 jam, tidak ada bom yang didapati di lingkungan sekolah.
Polisi akhirnya menangkap MY berdasarkan penelusuran terhadap nomor telepon yang dia gunakan untuk mengirim pesan ke dua guru di sekolah.
Sebelumnya: Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026
Selanjutnya: TNI Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Artikel Terkait
- Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
- Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
- Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
- Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
- Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI
- Lucas Digne Buka Suara soal Pelanggaran terhadap Lamine Yamal
- Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar
- "Halo, Saya Ada 5 Orang Mau Minta Uang Kopi" Satpol PP Pungli Rp 300.000 di Rumah Belajar Jakut
