Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar

"Jadi setiap pandangan dari manapun itu baik untuk kita akomodasi kita jadikan inspirasi dan kita tindaklanjuti dalam sidang-sidang komisi nanti bisa jadi dijadikan rekomendasi," kata dia.
Dia juga membenarkan ada masukan yang meminta agar Ketum PBNU tidak merangkap jabatan politik.
Namun, keputusan ini akan diputuskan dalam kesepakatan di muktamar.
"Selebihnya nanti tergantung muktamirin apakah mau mengambil keputusan yang baru atau mempertahankan yang lama atau kemudian diputuskan tapi berlaku pada muktamar yang akan datang, semuanya itu bergantung pada kesepakatan nanti di muktamar," kata Gus Ipul.
Gus Ipul pun meyakini bahwa NU tidak kekurangan kader untuk menjadi ketua umum
"Dan ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan apakah muktamirin ingin memilih yang lama atau yang baru ya kan, yang lama atau yang baru ada itu biasa di dalam muktamar," tutur dia.
Ia pun mengungkapkan sudah ada sejumlah nama yang digadang-gadang masuk bursa calon ketum PBNU pada muktamar mendatang.
"Kalau calon-calon yang sudah disebut-sebut itu, ada Gus Salam Sohib, Ada Gus Yusuf Chudori, ada Kiai Zulfa Mustafa, ada Gus Kikin, ada Gus Yahya sendiri dan Prof Nasaruddin. Jadi tergantung nanti. Saya kira itu adalah kader-kader yang terbaik," ujar Gus Ipul.
Ketum PBNU yang fresh
Sebelumnya, Ketum PKB, Cak Imin menegaskan bahwa PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar atau fresh.
Alasannya, Cak Imin
"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.
Sebelumnya: Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
Selanjutnya: Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
Artikel Terkait
- Faiq Pedagang Kambing Viral Mirip Yesus di Kota Batu Banjir Tawaran Endorse
- Ono Surono Tolak SPP di Sekolah Negeri, Sebut Pendidikan Tanggung Jawab Negara
- Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung
- Lebih dari 80.000 Transmigran Belum Kantongi Sertifikat Tanah
- Kak Seto Usul DKI Jadi Provinsi Pertama Punya Seksi Perlindungan Anak Tiap RT
- MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri
- Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas
- Deretan Aksi Rasisme di Piala Dunia 2026, Suporter hingga Pemain Jadi Korban
