Korban Tewas Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Jadi 4 Orang

Korban kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bertambah. Kini, korban tewas menjadi empat orang.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan hingga saat ini tercatat empat orang meninggal dunia. Selain itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Enam korban dirujuk ke RSUP H Adam Malik, sedangkan dua korban menjalani perawatan di Puskesmas Sibolangit.
"Empat orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka dirujuk ke RS Adam Malik, dan dua orang dirawat di puskesmas," kata Ferry dilansir detikSumut, Jumat .
Ferry menyebut kecelakaan tersebut melibatkan sembilan kendaraan, terdiri atas satu truk Fuso yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, 2 truk Colt Diesel, 5 minibus, dan 1 sepeda motor.
Sopir truk Fuso yang diduga menjadi penyebab kecelakaan diketahui bernama Ilham . Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
"Saat ini supir diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
Lihat Video 'Momen Mencekam Tabrakan di Sibolangit yang Tewaskan 4 Orang':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Mengenal Falkland atau Malvinas, Jadi Sorotan Usai Laga Argentina vs Inggris
Selanjutnya: Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- Kata Mbappe soal Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia tapi Perancis Kalah 6-4 dari Inggris
- Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
- Panglima Klaim TNI Dukung 55,24 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026
- Bandara Juanda Direvitalisasi, Siap Tampung Pesawat Super Jumbo Airbus A380
- DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker
- Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
- Jajal Mitsubishi XForce Hybrid, Suspensi Empuk, BBM Lebih Irit
- "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
