Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah

Mencegah Pembengkakan Biaya Petani
Langkah pengerukan ini disambut lega oleh para petani di wilayah setempat. Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Daerah Irigasi Waduk Gondang, Ramijo, mengatakan bahwa ketersediaan air yang cukup sangat menentukan keberhasilan Musim Tanam (MT) I hingga MT III.
Menurut Ramijo, jika pasokan air Waduk Gondang tidak mencukupi, para petani terpaksa memutar otak dan mengambil air dari sumber lain seperti Bengawan Jero.
Namun, dia menyebut, skenario tersebut berkonsekuensi pada pembengkakan biaya operasional.
"Dengan adanya pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang, volume air akan bertambah sehingga kebutuhan untuk pertanian bisa tercukupi. Sebab, kalau air di waduk tidak cukup, petani harus mengambil air dari Bengawan Jero dan itu tentu membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi," ungkap Ramijo.
Proses pengerukan ini ditargetkan dapat berjalan bertahap untuk memulihkan daya tampung waduk secara maksimal demi menjaga produktivitas padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
Sebelumnya: Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka
Selanjutnya: Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim
Artikel Terkait
- 3.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
- Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
- Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
- Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
- Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS
- Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU
- Anomali Banjir di Tengah Kemarau
- Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
