Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan

KOMPAS.com – Senyum Ibu Yurmina tak henti mengembang saat menerima kunci rumahnya yang telah selesai direnovasi. Kini ia bisa menempati rumah yang lebih layak setelah sebelumnya tinggal di bangunan yang kondisinya memprihatinkan.
Di balik proses renovasi tersebut, ada hal yang berbeda. Pengerjaan bedah rumah tidak hanya melibatkan tukang bangunan, tetapi juga sejumlah warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko yang telah memiliki keterampilan di bidang pertukangan.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Heri mengatakan, pelibatan warga binaan merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang selama ini dijalankan di dalam lapas.
Keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi bekal setelah bebas, tetapi juga dapat dimanfaatkan melalui kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
"Pemasyarakatan tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga memastikan hasil pembinaan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Baznas, kami berharap program ini menghadirkan harapan baru bagi Ibu Yurmina dan keluarganya," kata Heri dalam rilisnya, Senin (20/7/2026).
Kolaborasi Warga Binaan
Rumah milik Yurmina di Pulau Rengas Ulu, Kabupaten Merangin, Jambi itu kini menjadi sasaran program bedah rumah hasil kolaborasi Lapas Kelas IIB Bangko dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Merangin.
Setelah proses renovasi rampung, rumah tersebut kini dinilai lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Heri mengatakan, warga binaan yang dilibatkan merupakan mereka yang telah mengikuti pembinaan keterampilan di bidang pertukangan.
"Keterlibatan warga binaan dalam proses pembangunan menjadi bukti bahwa pembinaan yang diberikan mampu melahirkan keterampilan dan tanggung jawab," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Baznas Kabupaten Merangin Marzuki Yahya mengatakan, kerja sama dengan Lapas Bangko sebelumnya telah dilakukan melalui program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Kolaborasi tersebut kemudian diperluas melalui program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya: Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
Selanjutnya: Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
Artikel Terkait
- Prabowo Mau Bangun 12 Kota Satelit Baru, Satu Kota Luasnya 200 Hektar
- Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
- Legislator Gerindra Salurkan Bantuan untuk Gebyar Muharam 1448 H di Banyumas
- Don Ritto Pernah Kelola Restoran deClan Bareng Eks Jampidsus Febrie, tapi Bantah Korupsi
- Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan
- Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
- Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek
- Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat
