Kirana Larasati Hapus 8 Tato, Ungkap Biaya Mahal 50 Kali Lipat

Hal itu diungkapkan Kirana melalui akun Threads.
“Dari total punya 8 tato, sekarang tinggal 1. Itupun sedang proses dan tintanya warna susah. Jangan tanya sakit enggak lasernya. Kayak disayat-sayat pakai pisau neraka,” tulis Kirana, dikutip Kompas.com, Selasa (14/7/2026).
Kirana juga menyinggung biaya yang ia keluarkan demi menghapus tato-tato tersebut.
Biaya mahal hapus tato
Dia menyebut biaya menghapus tato bisa puluhan kali lebih mahal dibanding membuatnya.
“Mahal? 40-50x lebih mahal hilanginnya. Lasernya berkali-kali. Dari mesin laser dengan teknik di Indonesia sampai di Korea. Per sesi recovery-nya 10-15 hari,” tulis Kirana.
“Beberapa dalam keadaan sadar dan menjerit menangis, beberapa disedasi karena terlalu sakit dan lama karena ukurannya ada yang besar,” tambah Kirana.
KOMPAS.com/Ady Prawira Riandi Kirana Larasati saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Kirana menggambarkan, setiap tempat memiliki tarif yang berbeda untuk menghapus tato.
“Hapus tato harganya juga beda-beda tipis. Pokoknya sekali datang 1 sesi (beberapa tato dilaser) minimal Rp 25 juta bill-nya. So far di Korea sudah 3x. Di Jakarta sudah 5x. Mungkin kalau tato kecil dan simple enggak segitu,” ungkap Kirana.
Dalam kesempatan itu, artis berusia 38 tahun tersebut juga sedikit mencurahkan alasannya membuat tato pada masa muda.
Namun, kini ia mengaku baru menyadari ucapan orang tuanya yang mengatakan bahwa dirinya akan menyesal di kemudian hari.
“Dulu bikin karena as a young adult yang belum mikir panjang, masih berproses, masih mikir ’ini sebagai pengingat hidupku yang pahit, sebagai identitas, sebagai ‘SAYA’. Sekarang pun masih berproses. Tapi arahnya sudah beda. Dulu melihat ke luar. Sekarang melihat ke ‘dalam’,” tulis Kirana.
“Memang bener kata orang tua pas lihat tato pertamaku, ‘Ya Allah, ngapain sih kamu begitu?! Liat saja ntar tuanya nyesel.’ Beneran deh kejadian,” tambahnya.
Sebelumnya: Marinus Gea Dorong Unias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila
Selanjutnya: Risiko Makan Telur Setengah Matang, Awas Ada Diare!
Artikel Terkait
- Menolak Punah, Cerita Nur Holipah Merawat Sastra dan Bahasa Using Banyuwangi Lewat Tulisan
- BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
- Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam
- Pasukan Iran Siap Menyambut AS Jika Pulau Kharg Diinvasi
- Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja
- Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
- Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
- Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
