TNI AD: Ledakan di Gudang Madiun Terjadi Saat Pemeriksaan Amunisi

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan Gudang Pusat Amunisi TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak saat prajurit sedang melakukan perawatan dan pemeliharaan amunisi. Akibatnya, 1 prajurit gugur dalam insiden ini.
"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materil munisi di salah satu gudang penyimpanan," kata Donny, sebagaimana dilansir Antara, Kamis .
Donny mengaku tidak bisa menjelaskan secara terperinci apa penyebab utama meledaknya gudang amunisi itu. Saat ini pihaknya sedang menyelidiki penyebab ledakan.
Donny melanjutkan akibat insiden itu, satu prajurit tewas dan enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.
"Seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang," ucap dia.
Saat ini, pihaknya bergantung pada tim investigasi yang dikirim ke Madiun untuk mencari tahu penyebab utama meledaknya gudang munisi itu.
"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujar Donny.
Lihat juga Video 'Ledakan Misterius di Purwakarta, Polisi Amankan Sejumlah Serpihan':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak
Selanjutnya: Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
Artikel Terkait
- Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
- Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
- Pemerintah Falkland Ikut Kecam Argentina, Minta FIFA Jatuhkan Sanksi
- Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
- KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami
- Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
- Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
- Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel
