Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat

Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan rujukan.
"Pasien dalam kondisi darurat," ucap Andreas.
Evakuasi darurat dilakukan menggunakan speedboat Padar Heritage Conservation (PHC).
Humas PHC, Yoanna Daely mengatakan, setelah mendapat pesan permintaan bantuan evakuasi, mereka langsung bergerak mempersiapkan armada dan seluruh aspek operasional dan keselamatan.
"Setelah kami mengonfirmasi kondisi pasien kepada dokter yang bertugas, tim segera mempersiapkan armada untuk melakukan evakuasi medis," ujar Yoanna.
Pasien diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo sekira pukul 17.05 Wita menggunakan kapal Searider PHC. Setibanya di Labuan Bajo pada pukul 18.15 Wita.
"Pasien langsung dirujuk menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," tutur dia.
Ia menuturkan, PHC berkomitmen mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan darurat.
Sebelumnya: Baru 30 RDTR Bali Terintegrasi OSS, Kementerian ATR/BPN Minta Percepatan
Selanjutnya: Kunjungi Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Minta Siswa Tak Berkecil Hati
Artikel Terkait
- Rapat Paripurna DPRD Sumut Banyak Kursi Kosong, Pimpinan OPD Ramai-ramai Absen
- Kampus Klarifikasi soal Rachmi yang Temui Dedi Mulyadi di Padang, Sebut Terkendala Akademik
- Bayi Baru Lahir Dibuang di Lahan Kosong Bekasi, Polisi Buru Pelaku
- 2 WN Vietnam Dideportasi Usai Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
- 5.000 Batang Ganja di Temukan di Yahukimo Papua, Pelaku Diburu
- Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
- Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada
- 2 Pengedar Tembakau Sintetis di Serang Gunakan Anak sebagai Kurir
