Seorang Petani di Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

Sebelum kejadian, sekitar pukul 07.00 Wita, korban bersama adiknya, RN (43), duduk minum kopi.
Tak lama berselang, tiba-tiba terdengar suara anjing menggonggong.
Korban mengambil peralatan berburu berupa parang, tombak dan senapan angin, lalu bergegas menuju lokasi anjing yang menggonggong.
"Jaraknya kurang lebih sekitar 500 meter dari rumah korban. RN menunggu di rumah," katanya.
Leonardus melanjutkan, setelah lama menunggu, RN pergi mencari korban di pondok.
Di sana ia hanya mendapati seekor anjing milik korban. RN mengikuti jejak anjing tersebut ke arah korban.
Ia terkejut lantaran menemukan korban sudah tak bernyawa. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga.
Leonardus menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Watubaing ditemukan beberapa luka gigitan pada tubuh korban.
"Ditemukan beberapa gigitan pada tubuh korban yang diduga berasal dari gigitan babi hutan," tandasnya.
Sebelumnya: IPW Apresiasi Sikap Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
Selanjutnya: Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat
Artikel Terkait
- Reza Arap Akui Turun Berat Badan 10 Kg, Kini Rutin Olahraga Lari
- Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan
- SMAN 3 Kota Sorong Juara LCC Empat Pilar MPR Papua Barat Daya
- Promo Indomaret 21 Juli 2026, Air Mineral Cup 1 Karton Cuma Rp 26.500
- Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
- 90 Apartemen Benny Tjokro Dilelang Senilai Rp 219,7 Miliar, Ada Private Lift
- Pasca-ledakan Gudang Amunisi Madiun, RSUD Caruban Dijaga Ketat dan Akses Publik Dibatasi
- Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
