Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan proses pemadaman. Menurut Andia, objek yang terbakar merupakan pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan.
Dalam peristiwa tersebut, tiga orang mengalami sesak napas akibat kepulan asap kebakaran.
"Tapi sudah aman ditangani rekan-rekan PMI," kata Andia.
Andia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala akibat angin kencang yang membuat kobaran api merambat ke area lain.
Selain itu, kebakaran terjadi saat jam pulang kerja sehingga kepadatan lalu lintas sempat menghambat mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi.
"Di awal angin cukup kencang sehingga api menyeberang jalan. Ditambah padatnya orang saat jam pulang kerja. Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," jelas dia.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di lokasi kebakaran.
Sebelumnya: Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
Selanjutnya: Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru
Artikel Terkait
- Pemkab Purwakarta Pastikan Gaji 4.200 PPPK Aman meski Fiskal Daerah Tertekan
- Si Ganteng Jude Bellingham Punya 2 Rumah Mewah, Tembus Rp 293,4 Miliar
- Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
- Ortu Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Buka Suara
- Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
- Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
- Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
- Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang
