Ketum Dekopin Bantah Anggapan Koperasi Kuno: Real Madrid Dikelola Koperasi

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Bambang Haryadi mengatakan koperasi kerap dipandang sebelah mata. Dia menegaskan salah besar jika koperasi dianggap sebagai gerakan ekonomi yang kuno dan kecil.
Hal itu disampaikan Bambang saat memberikan pidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu . Dia yakin gerakan koperasi akan semakin kuat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Dan kita yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia. Stigma koperasi selama ini dinilai sebagai alat ekonomi kuno dan kecil sangat tidak relevan dan salah besar," kata Bambang.
Bambang mengatakan koperasi masih menjadi sistem ekonomi yang dipakai di era sekarang. Dia mencontohkan, banyak klub-klub sepak bola terkenal di Eropa yang dimiliki menggunakan sistem koperasi.
"Klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, bahkan dikelola dengan sistem koperasi. Bahkan juga salah satu bank terbesar di Belanda bernama Rabobank dimiliki oleh koperasi," jelas Bambang.
Bambang mengaku yakin, koperasi akan bangkit di era Prabowo. Menurutnya, Prabowo punya keberpihakan dengan menjadikan koperasi sebagai program utamanya.
"Kami yakin koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak. Keberpihakan Bapak Presiden kepada gerakan koperasi bukan hanya slogan semata, itu terbukti nyata dengan dibentuknya koperasi desa dan koperasi kelurahan merah putih," jelas dia.
Bambang juga memuji usaha Prabowo untuk menggerakan koperasi sudah terlihat bahkan sebelum menjadi presiden. Dia mengingatkan Prabowo lahir dari keluarga yang merupakan tokoh koperasi.
"Kami melihat perjuangan Bapak terhadap pergerakan koperasi sudah dimulai sejak lama, bahkan sebelum Bapak menjadi Presiden. Kakek dan ayahanda Bapak Presiden adalah juga tokoh koperasi," sambungnya.
Lihat juga Video: Momen Presiden Prabowo Hadiri Puncak Hari Koperasi ke-79 di GBK
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
Selanjutnya: Yusril: Kasus Febrie Adriansyah Tak Dibahas Prabowo di Sidang Kabinet
Artikel Terkait
- Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
- Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
- BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumut dan Sulsel Meski Lagi Kemarau
- Tanpa Messi, Timnas Argentina Pulang Usai Gagal Juarai Piala Dunia
- TNI AD Tutup TKP Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Usai Kejadian
- Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock
