Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo

Keputusan Hotman Paris membela eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung RI, Febrie Adriansyah, menimbulkan kontroversi. Kantornya yang berlokasi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, digeruduk massa.
Demo digelar di kantor hukum Hotman Paris & Partner di kompleks Ruko Kensington, Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada siang tadi, Senin . Massa yang menamakan diri Aktivis Connection ini menyampaikan sejumlah tuntutannya di depan kantor pengacara kondang tersebut.
Massa datang dengan membawa 1 mobil komando, 6 unit Mikrolet, lengkap dengan bendera dan spanduk. Melalui mobil komando, orator mendesak Hotman Paris menyampaikan klarifikasi, salah satunya terkait pernyataannya yang dianggap menghina profesi jurnalis.
"Hotman Paris harus menyampaikan klarifikasi di depan publik. Kemarin juga dia sempat menghina salah satu profesi, jurnalistik, menghina wartawan," teriak orator.
Dalam tuntutannya, massa juga menolak pembodohan publik dan narasi sesat yang dibangun oleh Hotman Paris. Massa menyinggung soal gaya Hotman Paris yang dianggap sensasional dan sering memamerkan kekayaan.
"Hukum harus berdasarkan bukti, bukan pamer kekayaan dan sensasi," demikian keterangan pada spanduk.
Selanjutnya, massa juga mengingatkan Hotman paris untuk menegakkan hukum, bukan malah membela koruptor.
"Tegakkan hukum, basmi advokat pembela koruptor perusak NKRI," demikian bunyi spanduk.
Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan demo tersebut berjalan tertib dan aman. Demo mendapatkan pengamanan dari personel Polsek Kelapa Gading.
"Benar, ada aksi di depan kantor tersebut. Untuk pengamanan ada 17 personel Polsek Kelapa Gading," ujar Budi Hermanto.
Simak juga Video 'Hotman Paris Minta Maaf soal Sebut Wartawan "Lu Punya Otak Gak"':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
Selanjutnya: Kandang Ayam Besar di Dekat Perumahan, Bagaimana Aturannya?
Artikel Terkait
- IATA: Penerbangan Ramah Lingkungan Mahal dan Maskapai Tak Sanggup Tanggung Sendiri
- Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan
- Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
- Kerja di Bali dengan Visa Kunjungan, 3 WNA Pelanggar Izin Tinggal Dideportasi
- Peringatan Tsunami Dicabut, Tak Ada Kerusakan Besar Imbas Gempa Meksiko
- Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
- Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
- IHSG Menguat ke 6.108, Investor Asing Catat Net Buy Rp 283 Miliar
